Fungsi utama makanan adalah mengganti rasa lapar menjadi kenyang. Sedangkan fungsi minuman menghilangkan dahaga haus dan kemudian menyegarkan. Keduanya dibutuhkan oleh anak manusia. Keduanya masuk rangking teratas dalam daftar kebutuhan pertama dan utama atau disebut juga Primary of Needing.
Untuk kebutuhan ini, berdiri tegak gedung-gedung bertingkat, berkumpul dalam satu lokasi warung-warung makanan dan minuman.
Hampir bisa dipastikan, dimanapun kita berada selalu kita diingatkan pada jenis makanan dan minuman. kedalam kota ataupun keluar kota, seolah makanan dan minuman menyapa kita. Kita akrab dengan warung makan dan warung minum. Kita akrab, karena kita sering disapa. Seringkali, warung-warung tersebut meng-angguk-kan kepala dengan sopan. memanggil siapa saja yang sudi mampir, demi untuk memenuhi kebutuhan lapar dan kebutuhan haus.
Hampir bisa dipastikan, dimanapun kita berada selalu kita diingatkan pada jenis makanan dan minuman. kedalam kota ataupun keluar kota, seolah makanan dan minuman menyapa kita. Kita akrab dengan warung makan dan warung minum. Kita akrab, karena kita sering disapa. Seringkali, warung-warung tersebut meng-angguk-kan kepala dengan sopan. memanggil siapa saja yang sudi mampir, demi untuk memenuhi kebutuhan lapar dan kebutuhan haus.
Sikap dan perilaku anak manusia terhadap dua kebutuhan ini ( kebutuhan makan dan kebutuhan minum), sangat variatif. Ada yang kemudian menjadikan keduanya tujuan dalam menjalani Safar di jalan kehidupan ini. Namun, ada yang menjadikan keduanya alat dan media agar mampu berjalan walaupun hanya di atas trotoar Dunia ini. Kemudian, beberapa dari mereka menjadikan kegiatan makan dan minum sebagai program utamanya.
Ibarat makanan dan minuman, dalam dunia pendidikan muncul istilah dikalangan pelajar dan siswa, iaitu program favorit, pelajaran favorit, guru favorit, sekolah favorit, kepala sekolah favorit. dalam dunia pendidikan, kebutuhan siswa adalah menerima pendidikan. sementara, guru adalah memberi pendidikan. ini perspektif lama. Dalam gaya saat ini, kebutuhan siswa dan guru adalah memperoleh pendidikan. siswa memperoleh dengan belajar (mencari) dan diajar. guru memperoleh pendidikan dengan mengajar dan belajar (mencari format pembelajaran yang lebih efektif). Terlepas dari itu, tulisan ini mencoba memantik apa sebenarnya yang menjadi kebutuhan kita sebagai anak manusia. guru dan siswa keduanya juga anak manusia.
Sebuah tamsil, misalnya makanan itu adalah pelajaran. atau guru itu sebagai minuman. Sekolah sebagai makanan dan Asrama sebagai minuman. atau apapun yang kita posisikan, sebagai makanan dan minuman. Lalu, sampaikah kita pada tujuan utama? sebenarnya apa tujuan utama kita?
Sungguh, benar-benar manusia ini terjungkal ke dalam jurang kehinaan, jika hanya terfokus pada suatu hal yang bisa basi dan rusak itu. makan dan minum merupakan media dalam rangka mencapai satu tujuan, yaitu lapar dan haus. berhenti di makanan dan minuman, dipastikan dia tersesat jalan. pelajaran dan belajar merupakan media dalam rangka mencapai satu tujuan, yaitu berilmu dan berpengatahuan. namun, berilmu dan berpengetahuan merupakan media mencapai tujuan yang lain, tujuan bekal di dunia ini dan di akhirat nanti. Berhenti di akal manusia, banyak kita menemukan kebingungan. Kebingungan terjawab dengan kembali pada pedoman Wahyu Al-Quran dan As-Sunnah.
Ibarat makanan dan minuman, makanan abadi dan minuman abadi anak manusia ini adalah Al-Quran dan As-Sunnah. dan tidak ada yang lain yang didapat kecuali kemuliaan dihadapan Alloh swt bagi orang yang menjadikan kebutuhannya, mengaji dan mengkaji Al-Quran dan As-sunnah. Selamat menempuh hidup berkah..Amin. Wallohu A'lam


1 komentar:
SUKA
Posting Komentar