TEKHNIK MENULIS: ENAM LANGKAH, TUJUH PERTANYAAAN.Dirangkum oleh Damanhuri Khazin Rahbini.
Enam langkah tersebut adalah:1 PencelupanAnda harus masuk ke dalam subjek anda, hampir pada keseluruhan poin. Tidak membutuhkan penulisan apapun, tetapi lebih banyak membaca, juga bertanya pada sumber yang tahu. Seorang penulis harus selalu menjadi seorang pengamat yang jeli dan cermat, harus selalu melihat, tidak peduli apa tingkat partisipasinya dalam situasi tersebut. Mark Twain, mengatakan, “Pertama dapatkan fakta-fakta anda, kemudian anda dapat mengubahnya sebanyak yang anda inginkan.” Instrumennya adalah lima ‘W’ satu ‘H’ ditambah pertanyaan, Anehkah?.2 Catatan-catatanAnda harus memandu diri untuk mencatat hal-hal penting dan terpenting dari data-data yang telah anda dapat. Pilihlah yang terbaik dari semua data dan informasi kasar yang anda temukan. Sudah waktunya anda mulai menulis pikiran acak, frase, pertanyaan, bayangan, dan ide lain yang berhubungan dengan subjek. Yang akan berfungsi sebagai dasar untuk artikel, buku, makalah, pidato, dan lain sebagainya.3 Tinjauan ulang dan berpikirIni adalah langkah balik. Anda meninjau ulang catatan-catatan yang sudah anda pilih, dan yang tidak anda pilih. Anda lihat kembali, pikirkan kembali apa yang telah anda pelajari dan amati. Dan yang terpenting, pikirkan ulang visi asli anda untuk produk yang akan anda tulis. Dan selanjutnya anda sudah siap melakukan penulisan yang sebenarnya.4 Daftar isiPada tahap ini atur kekacauan. Susun kerja anda. Buat garis besar apa yang akan tulis, bahkan jika bisa sampai sub-sub yang paling kecil. Lihat dengan seksama bagian perbagian; pembukaan, tengah, dan akhir. Lalu buat jadwal kerja anda!. “Jangan bingung, organisasikanlah!” Joe Hill said.5 Bab demi babInilah saatnya menulis! Bab dami bab. Gabungkanlah bahan-bahan itu sesuai garis yang telah anda buat. Perkaya dengan bahan lain milik anda. Tulis dengan penuh percaya diri. Tulis dengan kekuatan jiwa. Tulis dengan emosi!6 Tinjauan ulang dan perbaikanSekarang, setelah tulisan anda selesai. Anda jangan langsung puas. Teliti kembali dan tulis ulang dengan perbaikan, revisi dan pengembangan. Ini saatnya anda mengedit naskah anda. Inilah tekhnik menulis yang baik, sebagaimana ditulis oleh penulis besar Stepehen J. Spignesi. Hoosier Kim Hubbard said,”tidak ada kegagalan kecuali tidak lagi mencoba.”
Enam langkah tersebut adalah:1 PencelupanAnda harus masuk ke dalam subjek anda, hampir pada keseluruhan poin. Tidak membutuhkan penulisan apapun, tetapi lebih banyak membaca, juga bertanya pada sumber yang tahu. Seorang penulis harus selalu menjadi seorang pengamat yang jeli dan cermat, harus selalu melihat, tidak peduli apa tingkat partisipasinya dalam situasi tersebut. Mark Twain, mengatakan, “Pertama dapatkan fakta-fakta anda, kemudian anda dapat mengubahnya sebanyak yang anda inginkan.” Instrumennya adalah lima ‘W’ satu ‘H’ ditambah pertanyaan, Anehkah?.2 Catatan-catatanAnda harus memandu diri untuk mencatat hal-hal penting dan terpenting dari data-data yang telah anda dapat. Pilihlah yang terbaik dari semua data dan informasi kasar yang anda temukan. Sudah waktunya anda mulai menulis pikiran acak, frase, pertanyaan, bayangan, dan ide lain yang berhubungan dengan subjek. Yang akan berfungsi sebagai dasar untuk artikel, buku, makalah, pidato, dan lain sebagainya.3 Tinjauan ulang dan berpikirIni adalah langkah balik. Anda meninjau ulang catatan-catatan yang sudah anda pilih, dan yang tidak anda pilih. Anda lihat kembali, pikirkan kembali apa yang telah anda pelajari dan amati. Dan yang terpenting, pikirkan ulang visi asli anda untuk produk yang akan anda tulis. Dan selanjutnya anda sudah siap melakukan penulisan yang sebenarnya.4 Daftar isiPada tahap ini atur kekacauan. Susun kerja anda. Buat garis besar apa yang akan tulis, bahkan jika bisa sampai sub-sub yang paling kecil. Lihat dengan seksama bagian perbagian; pembukaan, tengah, dan akhir. Lalu buat jadwal kerja anda!. “Jangan bingung, organisasikanlah!” Joe Hill said.5 Bab demi babInilah saatnya menulis! Bab dami bab. Gabungkanlah bahan-bahan itu sesuai garis yang telah anda buat. Perkaya dengan bahan lain milik anda. Tulis dengan penuh percaya diri. Tulis dengan kekuatan jiwa. Tulis dengan emosi!6 Tinjauan ulang dan perbaikanSekarang, setelah tulisan anda selesai. Anda jangan langsung puas. Teliti kembali dan tulis ulang dengan perbaikan, revisi dan pengembangan. Ini saatnya anda mengedit naskah anda. Inilah tekhnik menulis yang baik, sebagaimana ditulis oleh penulis besar Stepehen J. Spignesi. Hoosier Kim Hubbard said,”tidak ada kegagalan kecuali tidak lagi mencoba.”

0 komentar:
Posting Komentar